Pendapatan PDAM Makassar Tembus Rp29,06 Miliar, Distribusi Air Mulai Merata Hingga Wilayah Utara Kota

Admin Malabbiri 01 Sep 2026, 15:41 WIB
Bagikan:
Pendapatan PDAM Makassar Tembus Rp29,06 Miliar, Distribusi Air Mulai Merata Hingga Wilayah Utara Kota
Pendapatan PDAM Makassar Tembus Rp29,06 Miliar, Distribusi Air Mulai Merata Hingga Wilayah Utara Kota

MAKASSAR — Perumda Air Minum Kota Makassar mencatatkan capaian positif pada Agustus 2026 dengan pendapatan dari tagihan pemakaian air pelanggan mencapai Rp29,06 miliar. Angka ini naik Rp741,6 juta dibandingkan Juli 2026 yang tercatat sebesar Rp28,32 miliar.  

Plt Direktur Keuangan PDAM Makassar, Wirda Fauzah, menyebut kenaikan tersebut menjadi indikasi membaiknya produksi dan distribusi air bersih ke pelanggan. Menurutnya, peningkatan produksi air tidak lepas dari berbagai pembenahan, termasuk pengerukan Sungai Lekko Paccing serta pengoperasian Intake Manggala yang memperkuat pasokan air baku.  

“Produksi air dari beberapa IPA mulai meningkat setelah dilakukan sejumlah pembenahan. Salah satunya pengerukan Sungai Lekko Paccing. Pengoperasian Intake Manggala juga cukup berpengaruh terhadap peningkatan pasokan,” ujar Wirda.  

Ia menambahkan, peningkatan pendapatan kini lebih merata di berbagai wilayah penagihan, termasuk kawasan utara Kota Makassar yang sebelumnya kerap mengalami keterbatasan pasokan. “Kalau kita lihat pendapatan per wilayah, sekarang sudah mulai merata. Sebelumnya ada beberapa wilayah yang pendapatannya sangat kecil karena pasokan airnya belum maksimal,” jelasnya.  

Meski jajaran direksi masih berstatus pelaksana tugas (Plt) sehingga terbatas dalam mengambil kebijakan investasi strategis, berbagai langkah efisiensi tetap dilakukan. Salah satunya melalui program “Grebek Kebocoran”, di mana tim turun pada malam hingga dini hari untuk menemukan titik kebocoran jaringan distribusi. Upaya ini dinilai mampu menyelamatkan air yang sebelumnya hilang dan meningkatkan produktivitas.  

Selain itu, PDAM juga memperkuat akurasi pembacaan meter pelanggan dengan sistem pencatatan digital. Hal ini diharapkan mengurangi kesalahan sekaligus meminimalkan praktik taksasi yang tidak sesuai dengan kondisi pemakaian.  

Wirda menegaskan, capaian pendapatan Agustus bukan sekadar pertumbuhan finansial, melainkan gambaran nyata dari hasil pembenahan produksi, pengendalian kehilangan air, serta pemerataan distribusi. “Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja keras teman-teman direksi dan seluruh karyawan. Meskipun dengan keterbatasan, kita tetap berusaha melakukan langkah-langkah yang bisa memberikan dampak terhadap pelayanan,” pungkasnya.  

 

Tags:
Berita Terkini Viral