MAKASSAR โ Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menegaskan komitmennya terhadap efisiensi anggaran dengan menolak pengadaan kendaraan dinas baru di tahun 2026. Keputusan ini menjadi penanda arah kebijakan yang lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat, bukan pada fasilitas mewah pejabat.
Munafri, yang akrab disapa Appi, masih menggunakan Hyundai Ioniq 5 keluaran 2023 sebagai kendaraan operasional sehari-hari, serta satu unit Toyota Alphard keluaran 2022 sebagai cadangan. Menurutnya, kondisi kendaraan tersebut masih sangat layak dan tidak ada alasan untuk melakukan pembelian baru. โKendaraan lama sudah cukup. Tidak perlu belanja mobil baru,โ ujarnya di Kantor Balai Kota Makassar.
Anggaran yang semestinya dialokasikan untuk pengadaan kendaraan dinas dialihkan ke sektor prioritas, seperti penyediaan seragam sekolah, perbaikan jalan hingga lorong permukiman, serta subsidi iuran sampah gratis. Pemkot juga memperluas perhatian ke wilayah kepulauan dengan pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Langkah ini sekaligus menunjukkan keberpihakan Munafri terhadap kesejahteraan masyarakat. โTahun ini saya pastikan tidak ada pengadaan mobil dinas, baik untuk Wali Kota, Wakil Wali Kota, maupun kepala dinas,โ tegasnya.
Selain efisiensi, penggunaan mobil listrik juga dinilai lebih hemat dan ramah lingkungan. Appi bahkan menyebut pengalaman berkendara dengan Ioniq 5 terasa nyaman, โSeperti naik bom-bom car di dalam kota,โ katanya berseloroh.
Dengan kebijakan ini, Pemkot Makassar menegaskan bahwa belanja daerah harus diarahkan ke sektor yang memberi dampak langsung bagi warga. Sikap Appi menjadi pesan kuat bahwa kepentingan rakyat lebih utama dibandingkan kemewahan fasilitas pejabat.
Belum ada berita.
Belum ada berita.